 |
| Gerbang Dieng Plateu |
Oke. Kemarin gimana di Kota Batiknya? sekarang, ayo dari Kajen, kita naik ke selatan melalui jalan provinsi yang tidak begitu besar. Disitu, jalan akan berkelok dan menanjaki wilayah bergunung-gunung. Ketika kawasan itu mulai dipenuhi kabut, udara mulai menusuk tulang, dan anda melihat sebuah gerbang bertuliskan 'DIENG PLATEU AREA'. Pasti udah pada tau dong, itu gerbang menuju Dataran Tinggi Dieng di wilayah Kab. Banjarnegara. Ouyeah! we are at Banjarnegara!!!
 |
| Kacang Dieng |
Yuk pelan-pelan masuk ke Dieng. Hati-hatinya, kalo habis hujan jalan disini licin. Dan berhubung jalannya berkelok, pengendara motor ataupun mobil harap hati-hati. Apalagi yang bis sama truk. Harus lebih hati-hati.. Perlahan namun pasti, kalau udah masuk ke Dieng, saran saya, seperti biasa, cari kuliner dulu. hakhak.. Kalo pagi dingin di dieng gini enaknya makan Gandos sambil minum jeruk anget di Komplek penjual jajan di kawasan Dieng. Gandos itu kayak ketan dibakar. Angeeet~ Hmm.. Duduk bentar buat ganjel aja. Ehtapi kalo buat oleh-oleh mending Kacang Dieng. hmm gurih gurih..
 |
| Museum Dieng Kailasa |
 |
| Kompleks Percandian Arjuna |
Kalo udah keganjel, lanjut kita ke Musium Dieng Kaliasa. Kita belajar dulu biar paham tentang Dieng. Masuknya Rp. 5000, tempatnya di depan komplek Percandian Arjuna. Gapapalah keluar sekedar 5ribu kalo buat ilmu. Tapi beneran deh. Kalian disini bisa tahu, gimana Plato Dieng terbentuk, atau lihat artefak dan panil keterangan tentang alam (geologi,
flora-fauna), masyarakat Dieng (keseharian, pertanian, kepercayaan, kesenian) serta warisan arkeologis dari kawasan Dieng. Selain itu, musium ini memiliki teater untuk melihat
film (saat ini tentang arkeologi Dieng), panggung terbuka, serta restoran. Di Plateu Theater, kita bisa liat film dokumenter kegunung-apian di Kawasan Dieng. Abis belajar tiggal nyebrang jalan, kita bisa ke Kompleks Percandian Arjuna. Di kompleks
ini terdapat beberapa candi yang berderet utara-selatan. Dari utaran, candi-candi tersebut adalah Candi Arjuna,
Candi Srikandi,
Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Di depan Candi Arjuna terdapat Candi Semar. Berbeda dari candi yang lain, Candi Semar merupakan candi perwara, yang mendampingi Candi Arjuna. Pokoknya, banyak candi disini. Untuk coraknya adalah corak candi hindu. Ohiya! Kalo kalian lagi beruntung, kalian bisa kesini pas barengan sama acara tahunan Dieng Culture Festival (DCF) yang diselenggarakan dikpar Banjarnegara sama Pokdarwis (Kelompok sadar wisata)
 |
| Dieng Plateau Theater |
 |
| Tuk Lukar Bima |
Di Dieng, ada banyak wisata alam. Ada Kawah. Yang terkenal yaitu Kawah Sikidang, Sileri, Candradimuka dan Sinila. Sinila ini pernah meletus tahun 1979, dan memakan korban 149 jiwa meninggal dunia. Tapi tenang, sekarang, kalo mau meletus, ada himbauan dari pemerintah kok:' jadi amaan. Terus disini juga ada Telaga Warna. Dan satu lagi, Yaitu
Tuk Lukar Bima (Tuk:mata air). Mata air ini adalah mata air sebuah sungai besar yaitu sungai Serayu yang mengalir 6 Kabupaten. Wonosobo, Banjarnegara, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Cilacap. Hmm Ngeri deh. Mungkin Sungai Serayu ini salah satu sungai terbesar di Jawa. Lupakan serayu sejenak. dari Dieng mari turun ke Kota Banjarnegara, dan berburu Dawet Ayu. Yap, Rakyat se-Nusantara, pasti aneh kalo gatau 'Dawet Ayu Banajarnegara' yang sampai sekarang belum tau asal-usul mengapa diberi nama Dawet Ayu. Banyak versi dalam penerjemahan hal ini. Okeh, daripada bingung, langsung aja hampiri mereka si penjual di sekitar jalan protokol banjar negara.
 |
| Dawet Ayu Khas Banjarnegara |
Oke, selesai, mari kita ke 'The Real Serayu'. Disini kita bisa rafting bersama tim 'Serayu Rafting'. Kalian bisa susuri sungai Serayu yang rawwrr.. Terombang ambing diantara batuan, Terjun ke jurang kecil, atau Mengikuti arus yang sangat deras. Kalian bisa berrafting disini dengan harga antara 175.00-300.000 ribu/orang. Dengan lama 2-5 Jam. Wuih. Kalo aku sih pasti ketagihan. Tahukah kalian, Serayu pernah menjadi tuan rumah 'Central Java International Rafting' (CJIR) pada 2013 lalu. Keren kan.. International lhooh!
.jpg) |
| Serayu sebelum 1917 |
 |
| Sungai Serayu |
 |
| Rafting Serayu |
 |
| Peta Paket Serayu Rafting |
 |
| Ngerinya Serayu |
Oke, setelah cukup basah, mari kembali mendinginkan badan di Banyumas(Aneh ya-_- habis basah malah kedingin-dingin-_-). Oh, btw, kalo mau ke Purwokerto/Banyumas, kalian bisa naik kereta ke Stasiun Purwokerto. Atau naik bis dan turun di Terminal Purwokerto yang merupakan terminal type A terbesar di Jateng. Balik lagi, Di
Lokawisata Baturaden, kita gak akan kedinginan. Karena disini, kita akan merendamkan cukup kaki saja (basah lagi deh-_-) ke kolam air panas dari mata air panas. Wuuuhh... Nyes.. Di Baturaden ini, ada curug ceheng, bonbin Kaloka Widya Mandala, pemandian air panas, telaga sunyi, sama bumi perkemahan. Pada 2001 lalu, Jambore Nasional Pramuka Penggalang digelar di Baturaden. Tapi sayang, Amir Mahmud, pembina pendamping putra dari
Kwarcab Kuantan Sengingi, Riau meninggal dunia 10/7/2001 di RSAD Wijayakusuma.
 |
| Lokawisata Baturaden |
Eh kalo kalian ke Purwokerto, jangan lupa beli oleh-oleh ya. Biasanya Gethuk Goreng atau Nopia. Yaitu makanan yang terbuat dari adonan tepung terigu yang diisi dengan gula merah serta dipanggang dengan tungku khusus yang terbuat dari
tanah liat dan menggunakan kayu bakar dari pelepah pohon
kelapa. Memiliki tekstur kulit yang keras dan renyah berisi adonan gula merah dengan rasa
bawang merah goreng. Biasanya disebut Pia Telur Gajah atau
Ndhog Gludhug atau Telur Petir. Lucu ya wkwk.
 |
| Nopia |
Sekarang waktunya ke daerah hilir sungai serayu, Kab. Cilacap. Yuk ke Segara Anakan. Segara Anakan itu sebenernya laguna. Tapi orang jawa nyebutnya
segoro. Laguna itu kumpulan air laut yang tercepit daratan. Dan Segara Anakan, gak kalah sama laguna yang di hawai. Kece badai pokoknya.. Bisa main di laut tanpa kawatir ada ombak besar Pantai Selatan. Pasirnya putih juga halus. Wuih. Pokoknya betah deh disini. Rasanya berat ninggalin segara anakan. Sebenernya ada juga sih Pantai Teluk Penyu. Darisini kita bisa langsung liat Pulau Nusakambangan. Hmm.. Kapn-kapan ajadeh. Soalnya Kejutan lain udah nunggu di Ciamis dan Pangandaran. Apa ya?
 |
| Segara Anakan |
Dari Kebumen ke Ciamis, kita bisa naik Kereta dari Stasiun Kroya. Atau Naik Bus AKAP. Sebenernya di Cilacap ada bandara perintis Tunggul Wulung. Tapi kalo sekedar ke Ciamis gausah naik pesawat juga keles. Oke. See you Cilacap! And Welcome to Ciamis~ Salam Travellers!
Leave a Comment